Month: September 2017

Menulis Formal dan Informal dalam Jurnal Ilmiah

Gaya penulisan dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu formal dan informal. Menulis formal, apabila Anda menuliskan dengan kaidah kaidah yang kaku sebaliknya menulis informal jika gaya penulisannya luwes meskipun tidak dapat meninggalkan kaidah-kaidah penulisan.Silvia, P.P (2015) memberikan poin khusus bagi penulis formal dan Informal. Untuk menulis formal, dia memberi skor -10 dan untuk yang informal diberikan nilai +10. Sebagai contoh: “Kamu ini mengapa masuk kelas, pada hal kamu telah diskors selama satu minggu” (kalimat seperti ini dapat dinilai +7) “Kamu mungkin akan tertawa terbahak-bahak jika dunia penuh dengan gemerlap cahaya terang, namun akan menangis jika duniamu gelap gulita tanpa arah” (kalimat ini dapat dinilai +5). “Berdasarkan studi literatur, saya dapat menyimpulkan bahwa pendidikan fisika paling baik jika digabungkan antara pengetahuan pedagogi dan konten” (kalimat ini dapat dilinai -2)” “Berdasarkan hasil ekperimen, larutan perak telah menjadi nanopartikel jika berubah warna menjadi kekuning-kuningan” (kalimat ini dapat dilinai -7)   Penulisan formal dan informal dapat disesuaikan dengan jurnal yang akan dituju. Jika jurnal tersebut mempunyai gaya selingkung yang cenderung formal seperti tidak menerima kata ganti saya, kamu, dan kita, maka Anda seharusnya menggunakan gaya penulisan formal. Namu sebaliknya, apabila jurnal itu membebaskan dari aturan-aturan baku Anda dapat menggunakan gabungan formal dan informal, meskipun tidak terlalu informal.  ...

Read More

Alasan Menulis Jurnal

Banyak alasan menulis di jurnal ilmiah, beberapa dikemukakan dalam buku Write It Up, antara lain: Untuk berbagi ilmu dengan teman sebaya Untuk mencapai jumlah angka kridit untuk promosi dan masa jabatan Untuk menunjukkan kepada rekan-rekan saya bahwa saya benar tentang sesuatu Untuk ilmu kita lebih lanjut Untuk membuat diriku menjadi orang yang lebih dingin Untuk mencela ide bodoh dalam literatur Membangun kredibilitas saat mengajukan hibah Untuk mendapatkan pekerjaan Untuk membantu para siswa pascasarjana mendapatkan pekerjaan Untuk mendapatkan kenaikan tunjangan tahunan yang lebih baik, yang dipatok dengan kuantitas bukan kualitas Untuk memajukan keadilan sosial atau mempengaruhi kebijakan publik Untuk membangun hubungan profesional...

Read More

Kesatuan pengetahuan, psikomotorik, dan afektif

Sering kita dengar bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dari pengetahuan, psikomotorik, dan afektif. Hal ini juga Ketiganya seolah-olah tidak dapat dipisahkan dan besifat organis. Bahwa manusia diberi tiga aspek yang berbeda, tetapi saling berpengaruh. Sehingga menjadi satu-kesatuan yang membangun suatu kepribadian. Tujuan pendidikan itu mengembangkan ketiga aspek sehingga membentuk manusia yang utuh dan kepribadian. Tujuan pendidikan itu cenderung membangun seluruh aspek, seolah-olah pendidikan itu lebih penting kepribadian dari pada ketiga aspek tersebut. Dari ketiga aspek tersebut yang paling penting adalah moral. Kepribadian itu yang paling menonjol moral. Alam semesta itu merupakan spirit tuhan. Dalam faham idealisme : kehidupan absolut (makrokosmos) dan kehidupan mikrokosmos. Alam semsta itu inda, baik, yang mempunyai spirit tuhan yang maha kuasa.  Di dalam filsafat itu menuju kepada kebenaran yang universal. Filsafat itu mempelajari pengetahuan secara luas secara mendalam, melalui analisis, spekulatif seolah-olah memasuki wilayah-wilayah yang tidak terjangkau ilmu pengetahuan. Filsafat itu melampaui empiric. Filsafat berasal dari pemikiran spekulatif bukan dari logika. Seperti tuhan itu apa? Sehingga ilmu pengetahuan tidak dapat menjaungkau oelh sebab akibat, tetapi filsafat memikirkannya logika...

Read More

Mengapa Artikel di tolak di Jurnal Internasional?

Anda dan saya telah mengerjakan artikel selama berbulan-bulan untuk publikai ke jurnal internasional. Hal mendebarkan adalah ketika telah menekan ‘submit’ kemudian berharap-harap dengan kecemasan menunggu keputusan jurnal. Anda dan saya akan tercengang ketika kita lihat tulisan dalam emai berbunyi, Your submission has been rejected. Editor menolak sekitar 30% sampai 50% artikel pada  jurnal Elsevier sebelum mereka mencapai tahap peer review, dan salah satu alasan utama penolakan adalah bahasa yang buruk. Lima cara penting untuk melihat manuskrip menurut sudut pandang editor, Tips ini membantu kita untuk dapat diterima oleh editor. 1. Kesalahan Gramatikan dan tanda baca Apa yang editor lihat: Typos, kesalahan pada tata bahasa dan tanda baca yang terlalu banyak sehingga membuat editor merasa tidak pantas dilanjutkan ke peer review. Kesalahan yang sering terjadi adalah artikel yang dibuat sulit dibaca oleh editor, kesalahan dapat terjadi pada konten kalimat dan konten penelitian. Sering juga kita salah dalam menafsirkan tulisan yang berkualitas tinggi pada jurnal-jurnal sebelumnya. Saat menulis perlu diperhatikan baik-baik dan perlu teman untuk mengkoreksi kesalahan-kesalahan dalam tulisan kita. Sebelum mengirim artikel pelu melihat tipografi dan kesalahan bahsa, bahkan perlu untuk mengirim ke layanan proofreading yang telah berpengalaman dalam mengedit artikel.   2. Pesan yang tidak jelas Editor melihat: Apa yang ingin kita katakan tentang penelitian kita? Apakah pesan yang kita gunakan bermakna ganda atau ambigu? Editor akan mencari pesan kita, terutama dalam abstrak kita.  Hasil yang kita bagikan itu penting,...

Read More

Kalimat awal yang perlu dihindari saat menulis makalah

Kalimat awal, adalah kesan pertama pembaca terhadap tulisan Anda. Penting sekali bagi penulis untuk memperhatikan kalimat awal. Karena jika anda membuat artikel ilmiah, maka perlu memperhatikan kaidah-kaidah penulisan dan bagaimana membuat pembaca tertarik melanjutkan membaca. Ada beberapa saran supaya menarik pembaca untuk membaca tulisan Anda , yaitu tinggalkan kalimat-kalimat yang membuat pembaca menjadi ilfill pada kalimat pertama. Berikut hal-hal yang membuat pembaca menjadi tidak suka terhdapat kalimat pertama untuk melanjutkan tulisan anda. 1.Kalima terlalu panjang dan kompleks. Anda akan kehilangan pembaca jika kalimat pertama Anda bertele-tele dan kompleks. Penelitian Anda mungkin rumit, tapi Anda tidak perlu membahas semua nuansa pada kalimat pertama. Cobalah untuk tetap sederhana (hindari sub-klausa) dan singkat. Sebagai contoh: Contoh kalimat panjang : Desaian pembelajaran yang mengintegrasikan topik pembelajaran yang kompleks ke dalam teknlogi sangat penting dimiliki oleh guru. Contoh kalimat sederhana: Guru sangat penting memiliki kompetensi desain untuk mengintegrasikan topik kompleks ke dalam teknologi.   2. Kalimat yang tidak relevan Jika Anda memulai makalah Anda dengan kalimat yang tidak relevan, kemungkinan Anda akan kehilangan pembaca. Tentu, mungkin ada banyak latar belakang dan informasi kontekstual untuk dibahas di makalah Anda, tapi hindari diletakkan di kalimat pertama adalah di mana Anda perlu memakainya, bukan membicarakannya. Contoh kalimat yang tidak relvean terhadap topik kompetensi teknologi guru. Fisika merupakan pelajaran yang komples dan abtraks sehingga perlu untuk buat mudah dan real. Contoh kalimat yang relvean terhadap topik kompetensi teknologi...

Read More
  • 1
  • 2
Translate »