oleh M. Anas Thohir

Apa jadinya bila planet yang kita tempati tidak berputar seimbang? Bisa-bisa kiamat segera terjadi?

Bila kita tinjau struktur tata surya, akan kita temukan keseimbangan yang sangat halus dan teliti. Yang menahan planet-planet dalam tata surya agar tidak terlepas dari tata surya dan  terlempar ke dalam suhu dingin membeku di angkasa luar adalah keseimbangan antara gaya gravitasi matahari dan gaya sentrifugal planet-planet.

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya” (Q.S. Al Anbiyaa :33)

Gambar 1

Supaya lebih jelas perhatikan Gambar 1. Seorang anak yang memutar bandul saecara mendatar. Pada anak tersebut terdapat dua gaya, yaitu : gaya sentripetal dan gaya tegangan tali. Jika keduanya sama maka resultan gaya pada bandul adalah nol atau dengan kata lain bandul setimbang. Bila gaya tegangan tali lebih besar maka tali akan putus dan bandul akan menjauhi anak itu. Jika gaya sentri petalnya lebih besar, maka bola akan mendekati bahkan mengenai anak itu.

Sebagaimana contoh bandul, pada Bumi juga terjadi demikian. Ada dua gaya yang menyebabkan bumi setimbang, yaitu gaya tarik gravitasi bumi ke matahari dan gaya sentrifugal keluar matahari. Jika gaya tarik gravitasi lebih besar, maka bumi akan jatuh ke Matahari kemudian terbakar. Jika gaya seantrifugal lebih besar, maka bumi akan keluar lintasan menjauhi matahari kemudian bumi bisa saja beku karena kurangnya sinar matahari, atau tertabrak dengan planet yang lain. Kita patut bersukur gaya -gaya itu hingga saat ini masih setimbang.