Tahap Metode mendiskripsikan dengan detail bagaimana penelitian dilakukan, termasuk definisi konseptual dan operasional vareabel yang digunakan dalam penelitian. Perbedaan jenis penelitian akan menjadikan perbedaan metedologi penelitian. bagaimanapun, deskripsi lengkap metode digunakan pembaca untuk untuk mengevaluasi pendekatan meodelogi penelitian dan reabilitas-validitas hasil. Itu memerlukan pengalaman peneliti untuk mengulanginya. Jika artikel tersebut merupakan penelitian lanjutan, dan metodenya sudah digunakan sebelumnya, Anda dapat merujuk sumber dan memberikan gambaran singkat terhadap metode itu.

A.  Identifikasi lebih detail

Metode biasanya berisi (1) prosedur eksperimen manipulasi termasuk alatnya (2) Prosedur sampling, ukuran sampel, dan presisi datanya (3) pendekatan pengukuran (termasuk instrumen yang digunakan, dan (4) desain penelitian.

Jika metode yang digunakan kompleks, maka penulisannya dapat menggunakan sub-heading (sub-section) untuk membagi sub section ke dalam bagian-bagian yang dapat membantu pembaca menemukan informasi yang spesifik.

B. Karakteristik Partisipan

Identifikasi partisipan penelitian  adalah bagaian yang penting dalam psikologi maupun sains khususnya dalam megeneralisasi tumuan, membuat perbandingan replikasi, dan menggunakan bukti-bukti dalam penelitian sintesis dan kriteria khusus, termasuk menunukkan karakteritik demografi.

Mendeskripsikan partisipan perlu dilakukan dengan detail dalam karakteristik demografi seperti umur, sex, etnik, ras, gender, dan bahasa. Sering, partisipan penelitian sangat penting dalam menjelaskan hakikat dari sample dan ukuran hasil yang dapat digeneralisasi.

C. Prosedur Sampling

Mendeskripsika  prosedur untuk menseleksi partisipan, termasuk (a) metode sampling, jika rencana sampling secara sistematik digunakan, (b) persentase sampel mendekari sample yang berpartisipasi, dan (c) jumlah partisipan yang menyeleksi diri mereka sendiri ke dalam sample. Mendeskripsikan setting dan lokasi dimana data dikumpulkan juga persetujuan-perseutuna dan dana yang digunakan partisipan, dan keaanan monitor prosedur.

D. Ukuran sample, kekuatan dan presisi

Sepanjang mendeskripsiakn subjek, berikan penekanan ukuran dari sampel dan jumlah individu dari masing-masing kondisi, jika kondisi yang berbeda dilakukan. Ungkapkan bagaimana jumlah sample ditentukan (seperti analisis daya atau presisi). Ketika menggunakan inferial statistik, gunakan statistika yang sesuai dengean tes dari hipotesis. Sepeti menentukan hubungan secara benar ditolaknya hipotesis, berikan seperti level alpha, efek size.  Ketika enguji berbagai asumsi pemahan stastikan model dapat diadopsi) seperti normalitas, homogenitas varian, dll).

E. Pengukuran dan kovarian

Termasuk dalam bagian metode adalah informasi definisi semua luaran utama dan sekunder dari pengukan dan covarian, termasuk pengukuran yang dikumpulkan, Mendeskripsikan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data (seperti quisioner, interview dan observasi) juga metode yang dilakukan untuk dalam kuaitas pengukuran (seperti pelatiahn dab reability atau penggunaan multi observasi). Menyediakan informasi instrumen yang digunakan, termasuk psikometirk dan validitas.

F. Desain penelitian

Apakah desain memerlukan manipulasu atau observasi secara lalami? Ijika berbagai kondisi dibuat, bagaimana partisipan ditugaskan terhdap kondisi tersebut, melalu penugasan radom atau beberapa mekanisme seleksi? Apakah penel;itain dilakukan antara subjek atau desain dengan subjek?

Perbedaan desain penelitian membawa pada perbedaan penghubungan dengan mereka. Informasi yang seharusnya dilaporkan untuk semua penelitian menggunakan manipulasi eksperimen atau intervensi.