Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada materi listrik dinamis dengan mengembangkan perangkat pembelajaran guided discovery. Kegiatan penelitian dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu dengan pengembangan perangkat pembelajaran guided discovery dan instrumen tes berpikir kritis. Pengembangan tersebut mengikuti tahap 4-D model Thiagarajan (1974), dilanjutkan dengan tahap kedua yaitu, implementasi perangkat pembelajaran pada 35 mahasiswa Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Surabaya dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Data berpikir kritis mahasiswa dianalisis dengan uji beda rerata pretest-posttest n-gain, sedangkan data keterlaksanaan pembelajaran dianalisis dengan rata-rata perlangkah. Data keterlaksanaan pembelajaran hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran guided discovery mendapatkan nilai rata-rata keterlaksanaan 3,6 dengan katagori sangat baik. Sedangkan implementasi pembelajaran metode penemuan terbimbing materi listrik dinamis dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa diketahui dari nilai n-gain sebesar 0,69 dengan kategori n-gain sedang. Berdasakan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis.

Full Text