Proofreading adalah langkah terahir dalam proses menulis. Ketika kita menulis sebuah surat bisnis, laporan formal, sebuah memo, essay, email, terutaman sebuah artikel. Kita harus selalu mengecek tulisan kita dari kesalahan. Setelah menuangkan banyak ide dalam waktu yang laima, kita tidak mungkin dapat menghindari kesalah. Bagaimanapun langkah terahir ini memerlukan proses. Kita akan sangat berhati-hati dan berushan untuk menulis dari kesalahan.  Penting untuk menekankan pada bacaan seorang dalam menuliskan artikel.

Tips-tips proofreading:

  1. Bacara artikel secara keras (bersuara) dan hati-hati. Bacaan keras membantu kita untuk menemukan daerah kesalahan. Kita mengkin mendengar kalimat atau frasa yang canggung. Kamu mengkin mencatat pengalahgunaan atau kelalaian dari tanda baca. Kamu mengkin melihat beberapa kelimat atau pragraf tidak mengalir.
  2. Trik lain yang membantu adalah untuk membaca tulisan kita kata demi kata. Itu membatu untuk menemukan pecahan dari paper atau atauran atau penutup paragraph dan kemudian berhati-hati membaca tulisan kita kalimat demi kalimat. Fokus pada setiap kata dari seitan alinia. Arahkan pada setiap kata seperti kita membaca itu akan membantu untuk menangkap error atau kalimat yang mengkin telah hilang. Ini membantu kita untuk fokus pada setiap kalimat seperti bagian unit dan akan membantu lebih mudah untukmkita mengidentifikasi kesalahan. Itu mudah untuk mengurangi kata seprti a, an, the, to, dan of.
  3. Beberapa wajtu setelah meulangkan waktu dari menulis, mngki mengkin menjadi familiar dengan itu yang mengkin keras untuk menemukan erroskamu. Coba tinggalkan menulis dua tau tida hari kemudian kembali untuk proofread itu. Kamu menkin mencatat perbedaan kesalahan yang kamu tidak tertangkap sebelumnya dalam proses menulis.
  4. Meskipun computer (grammar dan spell check) akan membantu kita dengan beberapa editing, kita tidak dapat mengandalkannya secara lengkap. Manya kesalahan yang terdeteksi dengan computer. Temukan kebiasaan dengan kamus, thesaurus dan mencari dalam aturan-aturan grames jika kita tidak yakin.

Daftar Editing: Mengecek kesalahan

  1. Sturuktur kalimat – membuat yakin semuan kelimat kita secara lengkat. Setiap kalimat harus memiliki sebuah kalimat dan kata kerja.
  2. hindari run-on sentence (dua pemikiran yang secara idak benar berjalan Bersama tanpa pengubung diantra mereka) dan tanda koma (dua pemikiran yang tidak benar bergambung dengan koma)
  3. Menempatkan struktur pararel secara terpisah ( seperti dia mempunyai tubuh yang tinggi, dia juga mempunyai tubuh yang kurus. Seharunya ditulis dia mempunyai tubuh yang tinggi dan kurus.
  4. Apakah kita menulis kalimat yang sangat panjang-pada kalimat yang sederhana, kalimat yang kompleks dan mengandung kalimat yang kompleks (tipe kalimant).

Grammer

  1. apakah kamu menggeset tensis (semua verb seharusnya ada baik dalam present atau past tenses)
  2. apakah subject kita berkesesuaian dengan kata kita? (subject tunggal mempunyai verb tunggal). Ini disebut subject/verb agreement).
  3. apakah kita menggunakan bentuk yang tepat dari verb
  4. apakah berkesesuaian kata ganti dengan orangnya/bendanya? 5. apakah verb kita semua dalam kalimat active (kecuali sebuah alasan yang mana kinta menulis passife voice)

 

Tanda baca

  1. Apakah kita menggunakan koma dimana perlu untuk menambah kejelasan>? Pastikan kamu tidak menggunakan juga yang tidak terlalu penting.
  2. Apakah kita mengcek penggunaan tanda kutip satu dalam kata (‘) seperti don’t, I’am, dan I’d .
  3. Apakah kita menggunakan kutip dua pada kaimat langsung?
  4. Apakah kamu melihat menggunkan titik dua (:), titik koma (;), tanda hubung dua (–), tanda hubung (-), dalam kurung (), yang digunakan
  5. Apakah kita mengikutkan tanda baca akhir yang benar. Tanda baca akhir yang bedar pada setap kalimat. Apakah kalimat awal telah diberi huruf besar?

Spelling:

  1. Perhatikan kesalahan homonym (kata yang mempunyai suara sama tetapi berebeda ejaan dan arti seperti , their, there, they are, its)
  2. Apakah kita menggukan kata yang spelingnya tepat?
  3. Perhatikan pelanggaran seperti, then, than, advice and advise, effect dan affect)

Bahasa

  1. Perhatikan bahasa yang seksi dalam mendemstrasikan diskriminasi perempuan
  2. Hindari menggunakan slang (kata-kata goul) dalam tulisan formal, speerti kig, guy dll
  3. Coba tidak menggukana  clichés dalam tulisan kita. Cliches adalah frasa yang telah ada sehingga berlebihan menguunakan yang mana itu tidak terlallu efektif dalam menulis. Seperti “Saya bangun dan mendahului”, “itu pergi tanpa mengucapkan..”, “giginya seperti Mutiara.”
  4. Hindari menggunakan kalimat yang tertele-tele. Pembaca kehilangan ketertarikannya jika kita tidak jelas dan tidak ringkas. Sebagai contoh jangan mengjcapakan “dalam dua mata pelajaran saya memperolehperingkat yang merefleksikan lebih rendah dari pada penerimaan yang seusai” lebih baik gunakan kata “ saya gagal dalam dua mata pelajaran”
  5. Pilih kata-kta secara hati-hati. Coba tidak menggunakan kata umum, seperti “ itu adalah hal yang paling saya sukai untuk saya lakukan”. Hal adalah tidak bermakna. Apakah yang dimaksud aktivitas yang paling diseukai?, hoby, kesukaan?  Contoh lain dari kalimat umum adalah nice, good, dan vute.
  6. Hindari menggunakan pengulangan. Lebih baik menggunakan pada kata yang sama dan terlau dan terlalu, gunakan sebuah thesaurus dan cari sinonim dari kata tersebut. Sebagai contoh, jika kamu mengucapkan tentang mobil, kamu dapat mengucapkan kedaraan, sebuah metode transportasi atau sebueh sesuaitu yang bergerak.
  7. Coba hindari kalimat panjang yang sulit. Yang berisi kata benda abstrak dan multi tafsir (pretentious writing).
  8. Jangan menggunakan offensive language seperti bahasa kotor atau kalimat sumpah.

Kesimpulannya

Hati-hati dalam proofreading dan mengedit pekerjaan kita, karena ini adalah sangat penting. Jika kita ingin membuat penekanan yang baik pada pembaca. Proofreading memerlukan waktu, tetapi itu bernilai kerja keras. Ketika kita siap memnunjukkan pekerjaan tulisan kita kepada pembaca. Kita dapat menangani itu dan tetap percaya diri.

Tulisan ini kami tulis berdasarkan video Youtube: