Menerbitkan paper jurnal internasional adalah suatu proses vital dalam penelitian bagi seorang ilmuan. Tuntutan penerbitan paper ke dalam jurnal internasional  sekarang ini menjadi keharusan sekarang ini, baik itu untuk kepentingan deseminasi penelitian, kenaikan jabatan, karir dosen dan seterusnya. Namun dalam prosesnya, paper untuk sampai pada diterbitkan memerlukan berbagai langkah. Pada artikel ini akan memberikan tips langkah-langkah yang memudahkan Anda menurut Springer.

  1. Persiapan menulis

Paper yang baik adalah paper yang telah disiapkan jauh dari dari proses penelitian. paper yang baik memerlukan pemikiran yang mendalam yang sedang Anda teliti. Oleh karena itu, Anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut dalam mempersipakan menulis paper:

2. . Mengidentifikasi topik hangat dan bacaan latar belakang

Langkah ini dilakukan untuk kepentingan latar belakang. Pastikan paper yang akan Anda tulis merupakan topik yang hangat dibicarakan dan sesuai dengan bidang Anda. Ini akan memotivasi bagi penerbit untuk tertarik dengan paper Anda. Pada identifikasi topik, anda juga dituntut untuk mengungkapkan motivasi apa yang membuat Anda memilih topik tersebut. Kemudian perlu secara jelas menyebutkan di dalam pendahuluan tujuan penelitian Anda apa. Karena itu akan memandu Anda untuk melanjutkan penelitian Anda

2. . Mengindetifikasi pertanyaan masalah

a. Buat keputusan tentang apa yang harus dipelajari di bidang penelitian niche
b. Kenali peneliti teratas di bidang Anda yang karyanya dapat Anda ikuti dan berpotensi berkolaborasi dengannya
c. Temukan jurnal penting untuk dibaca secara berkala dan publikasikan di
d. Jelaskan kepada orang lain mengapa pekerjaan Anda penting karena bisa menceritakan gambaran yang lebih besar

3. Desain studi

Desain studi yang tepat disesuaikan dengan tujuan penelitian Anda. Istilah sederhananya jika anda mau ke pasar, bagaimana cara anda untuk sampai ke sana, dapat menggunakan mobil karena hujan atau menggunakan motor karena jalannya sempit, atau jalan kaki karena dekat. Sebagai contoh Anda ingin mendeskripsikan performa guru, anda dapat menggunakan studi kasus. Anda ingin mengetahui perbedaan berpikir kritis anda perlu menggunakan studi eksperimen dan seterusnya. Sekali lagi pastikan bahwa Studi Anda ada kesesuaian antara tujuan dengan metode.

Apa hipotesis atau pertanyaan penelitian Anda?
Apa tujuan penelitian Anda?
Apa metode terbaik untuk mencapai tujuan Anda?
Apakah Anda memiliki sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan metode Anda?
Kontrol positif dan negatif mana yang akan Anda gunakan?
Apakah Anda memiliki etika dan peraturan yang diperlukan? Misalnya, jika eksperimen Anda memiliki subjek hewan, Anda mungkin memerlukan persetujuan dari dewan peninjau lembaga Anda. Jika Anda mempublikasikan uji klinis, Anda perlu mendaftarkannya ke dalam uji coba klinis. Tidak mendapatkan izin yang benar akan menghentikan Anda menerbitkan karya Anda di jurnal terkemuka.
Apakah eksperimen Anda memiliki cukup kekuatan statistik untuk memberi hasil yang bermanfaat? Apakah ukuran sampel Anda cukup besar untuk menarik kesimpulan yang benar? Tes statistik manakah yang akan Anda gunakan untuk analisis Anda? Jika Anda tidak yakin, berkonsultasilah dengan ahli statistik; mereka dapat memberi Anda saran ahli yang dapat menghemat banyak waktu.

4. managemen referensi

Referensi berguna untuk memperkaya dan menyakinkan kepada reviewer bahwa yang anda cari itu didukung dengan teori. SSemakin banyak dukungan teori pada ide Anda,akan semakin baik, kecuali jika itu benar-benar originalitasnya tinggi. Selain itu, referensi harus dikelola sehingga memudahkan Anda untuk mengaktualisasikan referensi itu. Beberpa software berikut akan membantu Anda

EndNote
BibTeX
Mendeley
Papers
RefWords
Zotero
ReadCube

5. meminil jenis jurnal manuskrip yang sesuai

6. Menstrukturkan Manuscrip dengan metode IMRAD

 Sumber: https://www.springer.com/gp/authors-editors/journal-author/journal-author-academy