Author: anasthohir

Antara boss-management dan Leader-management : Tinjauan Pendidikan

Gleseer W. (1992)[1] menuliskan bahwa guru mencoba meninggalkan  sistem  lama “boss-menaging”,  yang  kurang  efektif  untuk  memanage  siswa. Guru bertugas untuk memanage siswa secara langsung, sedangkan guru dimanage  oleh administrator. Hanya melalui “lead-management”, guru dapat membuat ruang kelas di mana semua  siswa  tidak  hanya  melakukan  pekerjaan  yang  kompeten  tetapi  mulai melakukan  pekerjaan  yang  berkualitas,  kelas  yang  seperti  itu  adalah  inti  dari  sebuah sekolah yang berkualitas. Sebagai menager, guru seharusnya bersedia mengeluarkan berbagai usaha untuk memberikan pekerjaan yang tidak membosankan karena  ia  tahu  bahwa  hampir  tidak  mungkin  bagi  pekerja  untuk  bosan  melakukan pekerjaan  yang  berkualitas  tinggi. Guru yang efektif mengelola siswa...

Read More

Kebijakan pembangunan pendidikan yang berbeda pada negara-negara dengan tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang berbeda

Perbedaan rekomendasi pembangunan pendidikan pada negara dengan tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang berbeda adalah karena perbedaan kondisi latar belakang yang berbeda. Dengan melihat tren yang terjadi pada negara dengan tingkat ekonimi yang berbeda dan juga perubahan yang terjadi pada masa depan, dapat diperoleh prediksi yang akan menghasilkan rekomendasi pada negara sesuai dengan tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi. Dalam laporan analisis education commission yang berjudul “Learning Generation” dijelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi lebih dipengaruhi sumber daya manusia dari pada sumber daya alam. Sementara itu pada tahun 2030 diperkirakan setengah dari seluruh pekerjaan akan hilang digantikan dengan teknologi. Analisis historis menyatakan bahwa ketidaksetaraan memicu keresahan dan ketika ketidaksetaraan pendidikan berlipat ganda, probabilitas konflik lebih dari dua kali lipat. Oleh karena itu  education commission merekomendasikan dengan 12 rekomendasi yang berbeda untuk negara dengan tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi yang berbeda. Sebagai contoh negara berpenghasilan rendah akan membutuhkan dua kali lebih banyak guru pada tahun 2030 dari pada negara berpenghasilan tinggi.  Oleh karena itu education commission merekomendasikan untuk berinvestasi peningkatan kualitas guru dengan mengadakan pelatihan, perekrutan guru yang cukup, gaji yang layak dan juga kesempatan untuk melihat-lihat tenaga kerja kependidikan dan bagaimana guru mengajar. Seliain itu juga diadakan asisten pedagogik, praktisi kesehatan, psikolog, dan dukungan administratif untuk memungkinkan guru memanfaatkan keterampilan mengajar mereka secara maksimal. Sementara itu bagi negara dengan berpenghasilan tinggi, kebanyakan yang direkomendasikan telah...

Read More

Analisis internal dan eksternal pendidikan dalam menjelaskan perbedaan keberhasilan pendidikan antara siswa-siswa dari berbagai latarbelakang sosiokultural

Analisis internal dilakukan dengan mengidentifikasi berbagai data internal di dalam negeri. Data tersebut dapat berupa data geografis, suku, bahasa, ras, distribusi dan komposisi penduduk, data-data antropologi, dan data ekonomi. Data tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan kriteri-kriteria terntu, misalnya dari kesamaan bahasa, kesamaan antropologisnya meskipun berbeda pulau, kesamaan asalnya meskipun tinggal di daerah lain. Hasil pengelompokkan ini nantinya akan dijadikan sebagai latar belakang katakteristik siswa. Pekerjaan ini tentu saja bukan hal yang muda, sehingga pengambul kebijakan perlum melibatkan banyak tenaga dan juga peneliti dari berbagai multidisiplin seperti ahli sejara, antropolog, ahli pendidikan. Selain data internal dalam negeri, dibutuhkan data eksternal. Data ekternal dicari berdasarkan jenis pengelompokkan yang telah dibuat pada hasil analisis internal. Kemudian menganalisisnya dengan cara membandingkan antara data internal dan eksternal. Apabila memungkinkan dicari letak kesamaan dan tetidak samaan antara internal dan eksternal. Untuk melakukan komparatif tidaklah mudah, perlu berbgai macam disiplin ilmu, disiplin metode, teori, konteks, dan praktik. Metode bisa berbagai macam, seperti metode Juxtaposition Bereday (1969) dengan enam tahap, yaitu konseptualisasi, konseptualisasi dengan membandingkan dua negara dengan sejaraj, isolasi, eksplorasi, rekonseptualisasi, dan aplikasi.David Phillips & Kimberly Ochs (2013)  juga mengusulkan proses borrowing dengan empat tahap, yaitu cross national attraction, decision, implementation, dan internalization seperti yang ditunjukkan oleh Gambar...

Read More

Instrumen UV-VIS Spektroskopi

Dulu mungkin orang membedakan suatu bahan hanya dengan melihat bentuk, bau, atau warna. Sekarang kebutuhan terhadap analisis suatu kandungan dalam suatu bahan semakin spesifik sampai pada tingkatan molekuler. Dalam hal ini, alat yang dapat digunakan adalah ultraviolet(UV)-visible(VIS) spectroscopy. Dalam kimia analitik, UV-VIS mampu mengidentifikasi ion logam transisi, senyawa organik yang terkonjugasi, dan makromolekul biologis[1]. UV-VIS merupakan alat yang digunakan untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel berdasarkan panjang gelombangnya[2]. Bagaimanapun alat ini berfungsi dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika seperti fisika nonlinier.   Penting bagi para fisikawan mempelajari bagaimana UV-VIS bekerja. UV-VIS menggunakan prinsip spektometer dan fotometer. Spektometer menunjukkan tentang spectrum cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Secara lebih detail bagaimana energi emisi berhubungan dengan panjang gelombang serta karakteristiknya[3]. Adapun fotometer menunjukkan tentang intensitas cahaya yang diserap oleh absorban. UV-VIS juga banyak menjelaskan tentang bagaima peran optic, absorban, pembanding atau referensi. Kunjungan laboratorium yang telah dilaksanakan di Laboratorium FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta tanggal 3 Mei 2017 menghasilkan beberapa beberapa alat. Observer memilih UV-VIS sebagai pembahasan yang lebih lanjut karena alat ini yang paling sering digunakan mahasiswa untuk pengujian sampel. Selain itu UV-VIS juga banyak membahas tentang optika nonlinear. Optika spektroskopi didasarkan pada hubungan antara frekuensi dan energi oleh Bohr-Einstein [1] yang diunjukkan dengan persamaan Pers. 1 Dengan DE adalah energi muatan sistem yang terkuantifikasi, h adalah konstanta Planck, v adalah frekuensi radiasi elektromagnetik, ṽ adalah bilangan gelombang dalam satuan cm-1 dan l...

Read More

Peran Kajian Pustaka Penelitian

Kajian Pustaka memiliki banyak peran dalam  penelitian. Beberapa ahli telah menguraikan peran kajian pustaka sebagai berikut. Peran dari kajian pustaka yang disebutkan adalah sebagai berikut: memberikan dasar akademik untuk penelitian mengklarifikasi ide-ide yang ada dan temuan dari penelitian sebelumnya menemukan data dan metode penelitian mengidentifikasi isu potensial yang mempengaruhi (De Montfort university, 1989) Dalam penelitian (Randolph, 2009) menyebutkan Gall, Borg, dan Gall berpendapat bahwa kajian pustaka memainkan peran dalam: pembatasan masalah penelitian, mencari cara baru dalam penyelidikan, menghindari pendekatan yang sia-sia, memperoleh wawasan metodologis, mengidentifikasi rekomendasi untuk lebih lanjut dalam penelitian, dan mencari dukungan pada penelitian grounded theory. Selain itu ditambahkan Hart, peran kajian pustaka adalah: membedakan apa yang telah dilakukan dan apa harus diselesaikan, menemukan variabel penting yang relevan dengan tema, mensintesis dan memperoleh perspektif baru, mengidentifikasi hubungan antara ide-ide dan praktek, membangun konteks topik atau masalah, rasionalisasi pentingnya masalah, meningkatkan dan memperoleh kosakata subjek, memahami struktur subjek, berkaitan gagasan dan teori untuk aplikasi, mengidentifikasi metodologi utama dan teknik penelitian yang telah digunakan, dan menempatkan penelitian dalam konteks historis untuk menunjukkan keakraban dengan perkembangan disiplin ilmu Untuk mengakaji kepustakaan perhatikan lima langkah yang diusulkan oleh Creswell(Creswell, 2012). Mengidentifikasi kata kunci sesuai dengan topik dan permasalahan dalam penelitian yang dipilih. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kata kunci diantaranya. Menemukan kepustakaan dengan melihat tipe materi dan basis. Mengevaluasi dan mensleksi kepustakaan secara kritis dengan cara. (1) apakah kepustakaan tersebut...

Read More