Author: pendidikanfisika

Pemanasan Global

PETA KONSEP Efek Rumah Kaca Dan Emisi Karbon KD : 3.12. Menganalisis gejala pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan IPK: ·        Menjelaskan  pemanasan global bagi kehidupan dan lingkungan ·        Menjelaskan zat-zat yang terkandung akibat pemanasan global ·        Menjelaskan dampak pemanasan global bagi kehidupan serta lingkungan ·        Mengidentifikasikan gejala pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan dan lingkungan Pengertian Pemanasan Global  Pemanasan global (Global Warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Berbagai literatur menunjukkan kenaikan temperatur global – termasuk Indonesia – yang terjadi pada kisaran 1,5 – 40 oC pada akhir abad 21. Pemanasan global menimbulkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik (seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dan sebagainya). (Anonim, 2007). Banyak orang termasuk para ahli yang mensinyalir atau menuding bahwa penyebab kenaikan temperatrur bumi adalah aktivitas-aktivitas manusia yang memicu dan mendorong timbulnya gas efek rumah kaca. Berbagai aktivitas manusia yang memicu peningkatan gas efek rumah kaca antara lain kegiatan industri, pembabatan hutan secara terus-menerus, kendaraan bermotor, kegiatan peternakan dan rumah tangga. Pemicu atau penyumbang gas efek rumah tangga yang dominan adalah kegiatan industri (dan pabrik-pabrik), kendaraan bermotor, dan perambahan...

Read More

Alat-Alat Optik

MATA DAN KACA MATA MATA Mata termasuk alat optik yang alami, mata merupakan indra penglihatan dan merupakan organ yang dapat menangkap perubahan dan perbedaan cahaya. Organ ini bekerja dengan cara menerima, memfokuskan, dan menstransmisikan cahaya melalui lensa untuk menghasilkan bayangan objek yang dilihatnya. Struktur anatomi mata diperlihatkan pada gambar berikut. Fungsi dari bagian-bagian mata tersebut ditunjukkan pada tabel di bawah ini. Bagian Mata Fungsi Lensa mata Memfokuskan agar cahaya atau bayangan yang masuk jatuh di retina mata. Pupil Mengatur jumlah cahaya yang masuk ke bola mata. Kornea Menerima rangsangan cahaya dan meneruskannya sampai ke mata bagian dalam. Sklera Melindungi bola mata terhadap ganguan luar yang bersifat mekanis (ex. benturan) serta berfungsi untuk menjaga bentuk bola mata. Koroid Memelihara retina dan mencegah terjadinya pemantulan cahaya di dalam ruang internal mata dengan cara menyerap cahaya yang tidak diperlukan. Retina Menerima cahaya dan tempat jatuhnya bayangan benda. Saraf optik Meneruskan informasi bayangan benda yang diterima retina menuju otak. Otot siliari Mengatur kelengkungan lensa mata. Pengaturan kelengkungan ini diperlukan agar bayangan benda jatuh tepat di retina. Kerja Mata titik dekat (punctum proximum = PP) Titik dekat merupakan titik terdekat yang masih dapat dilihat dengan jelas oleh mata yang berakomodasi maksimum. Pada mata normal, titik terdekatnya adalah 25 cm atau disebut jarak baca normal (sn = 25 cm). titik jauh (punctum remotum = PR). titik jauh mata adalah titik terjauh yang masih dapat dilihat...

Read More

Fluida Dinamis

A. Pengertian Fluida Dinamis Fluida dinamis merupakan tinjauan ketika fluida mengalir atau disebut juga hidrodinamis. Berdasarkan alirannya, fluida dinamais dibagi menjadi dua, yaitu aliran laminar (streamline=searah tidak berpotongan) dan turbelen (pusaran arus). Gambar 1 (a) aliran laminar (b) aliran turbelen Gambar 2. Tabung pipa dengan dua penampang yang berbeda Δm1Δt1=Δm2Δt2Δm1Δt1=Δm2Δt2 ρΔV1Δt1=ρΔV2Δt2 ρΔV1Δt1=ρΔV2Δt2  \ρA1DeltaL1Δt1=\ρADeltaL2Δt2\ρA1DeltaL1Δt1=\ρADeltaL2Δt2...

Read More

Metode Penelitian Studi Kasus

Studi kasus sering dikaitkan dengan salah satu jenis dari penelitian etnografi. Peneliti studi kasus dapat fokus pada program, acara, atau kegiatan yang melibatkan individu daripada kelompok. Juga, ketika penulis studi kasus meneliti suatu kelompok, mereka mungkin lebih tertarik untuk menggambarkan kegiatan kelompok daripada mengidentifikasi pola perilaku bersama yang ditunjukkan oleh kelompok. Ahli etnografi mencari pola bersama yang berkembang ketika suatu kelompok berinteraksi dari waktu ke waktu. Akhirnya, peneliti studi kasus cenderung mengidentifikasi tema budaya untuk diperiksa pada awal studi, terutama yang dari antropologi; alih-alih, mereka fokus pada eksplorasi mendalam “kasus” aktual. Sebuah studi kasus adalah eksplorasi mendalam dari sistem terikat (mis., Aktivitas, peristiwa, proses, atau individu) berdasarkan pengumpulan data yang luas (Creswell, 2007). Bounded berarti bahwa kasus ini dipisahkan untuk penelitian dalam hal waktu, tempat, atau beberapa batasan fisik. Penting untuk mempertimbangkan jenis-jenis kasus yang sering dipelajari oleh para peneliti kualitatif: ◆ “Kasus” dapat berupa satu individu, beberapa individu secara terpisah atau dalam suatu kelompok, suatu program, acara, atau kegiatan (mis., Seorang guru, beberapa guru, atau pelaksanaan program matematika baru). ◆ “Kasus” dapat mewakili proses yang terdiri dari serangkaian langkah (mis., Proses kurikulum perguruan tinggi) yang membentuk urutan kegiatan. ◆Seperti yang ditunjukkan pada Gambar, “kasus” dapat dipilih untuk studi karena tidak biasa dan memiliki kelebihan dalam dan dari dirinya sendiri. Ketika kasus itu sendiri menarik, itu disebut kasus intrinsik. Studi tentang sekolah bilingual menggambarkan bentuk studi kasus ini (Stake,...

Read More

Metode Penelitian Etnografi

Pengertian Desain etnografi adalah prosedur penelitian kualitatif untuk menggambarkan, menganalisis, dan menafsirkan pola perilaku, keyakinan, dan bahasa yang digunakan bersama oleh kelompok yang berbagi budaya dari waktu ke waktu (Creswell, 2018). Adapun, budaya adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan perilaku dan kepercayaan manusia. Kapan menggunakan metode etnografi? Anda melakukan etnografi saat penelitian Anda memberikan pemahaman tentang masalah yang lebih besar. Anda juga melakukan etnografi ketika Anda memiliki kelompok berbagi budaya untuk belajar — kelompok yang telah bersama selama beberapa waktu dan telah mengembangkan nilai-nilai, kepercayaan, dan bahasa yang dibagikan. Anda menangkap “aturan” perilaku, seperti hubungan informal di antara guru yang berkumpul di tempat favorit untuk bersosialisasi. Etnografi dapat memberikan gambaran rinci tentang peristiwa sehari-hari, seperti pemikiran dan kegiatan komite pencarian yang mempekerjakan kepala sekolah baru.   Jenis Penelitian Etnografi ◆ Etnografi realis ◆ Studi kasus ◆ Etnografi...

Read More