Author: pendidikanfisika

E learning, Apa itu?

E-learning atau elektronik learning adalah pembelajaran dengan menggunakan prangkat elektronik atau komputer. Meski dinyatakan menggunakan komputer, tetapi e-learning sering dikaitkan dengan pembelajaran dengan internet yang juga memanfaatkan komputer. Biasanya pembelajaran ini dilakukan dengan jarak jauh, artinya siswa atau pebelajar tidak bertatap muka dengan sumber belajar. Mereka dipisahkan olah ruang dan waktu yang bisa saja berbeda. Sebagai contoh, siswa yang sedang belajar fisika melalui andoit tidak harus bertemu langsung dengan penyedia konten fisika tersebut. Meski demkian, mereka juga dimungkinkan bertemu melalui suatu media seperti video call atau video confenrece. Mereka secara live saling berinteraksi. Selain itu, belajar menggunakan e-learning juga mampu menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Tidak seperti pembelajaran tatap muka yang terbatas, pembelajaran e-learning memperbolehkan siswa mengakses kontent kapanpun dia mau. Siswa dengan kemampuan rendah mereka dapat memperdalam ilmunya dengan mengakses lebih banyak, sehingga mereka merasa bisa meningkatkan diri. Mereka juga dapat menyesuaikan dengan gaya belajarnya. Misalnya siswa yang suka dengan belajar pakai gambar, maka mereka dapat membuka gambar-gambar, animasi, atau video. Sesorang yang suka belajar dengan musik, mereka dapat belajar dengan mendengarkan musik. termasuk posisi belakar, mereka yangsuka belajar dengan tiduran, belajar di kafe, dan seterusnya. Fungsi lain belajar e-learning adalah kesempatan yang lebih menjanjikan terutama dalam hal konten. Siswa dapat belajar dengan menggunakan gejetnya dengan memilih mana konten yang mereka merasa cocok dengan kebutuhan mereka. Mereka tidak perlu urut sesuai dengan kurikulum. Bagai siswa yang pandai ini...

Read More

Cara mereview literatur

Berikut langlah-langkah melakukan review literatur 1. Mulailah dengan mengidentifikasi kata-kata kunci, yang berguna dalam menemukan materi di perpustakaan akademik di sebuah perguruan tinggi atau universitas. Kata-kata kunci ini dapat muncul dalam mengidentifikasi suatu topik atau mungkin hasil dari pembacaan awal. 2. Dengan mengingat kata-kata kunci ini, gunakan komputer di rumah Anda untuk mulai mencari basis data untuk kepemilikan (mis., Jurnal dan buku). Sebagian besar perpustakaan besar memiliki basis data yang terkomputerisasi, dan kami menyarankan Anda untuk fokus pada jurnal dan buku yang berkaitan dengan topik tersebut. Basis data umum, termasuk Google Cendekia, Web of Science, EBSCO, ProQuest, dan JSTOR, mencakup berbagai disiplin ilmu. Database lain, seperti ERIC, Sociofile, atau PsycINFO, didasarkan pada disiplin ilmu tertentu. 3. Awalnya, cobalah mencari sekitar 50 laporan penelitian dalam artikel atau buku yang berkaitan dengan penelitian tentang topik Anda. Tetapkan prioritas pada pencarian untuk artikel dan buku jurnal karena mereka mudah ditemukan dan diperoleh. Tentukan apakah artikel dan buku ini ada di perpustakaan akademik Anda atau apakah Anda perlu mengirimnya dengan pinjaman antar perpustakaan atau membelinya melalui toko buku. 4. Bacalah grup artikel atau bab awal ini, dan kumpulkan artikel-artikel yang penting bagi topik Anda. Sepanjang proses ini, cukup mencoba untuk mengetahui apakah artikel atau bab akan memberikan kontribusi yang berguna untuk pemahaman Anda tentang literatur. 5. Ketika Anda mengidentifikasi literatur yang bermanfaat, mulailah mendesain peta literatur (untuk didiskusikan lebih lengkap nanti). Ini adalah...

Read More

Cara Membedakan Jenis Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran

Secara umum, penelitian terbagi menjadi tiga jenis yaitu, Penelitian kualititatif (dengan kata-kata) Penelitian kuantitatif (dengan angka) Penelitian Mix (campuran) Perlu diingat bahwa jenis penelitan ini dalam praktiknya tidak dapat dibedakan secara murni. Ada kesalahan dalam mengambarkan bahwa penelitian ini adalah penelitian kuantitatif atau kualitatif. Kesalahan tersebut terjadi karena kuantitatif atau kualitatif dipandang sebagai hal yang rigit (kaku). Hal ini keliru karena penelitian tidak dapat murni kualitatif atau kuantitatif. Melainkan, penelitian ini dinilai lebih condong ke kuantitatif atau kuantitatif. Sedangkan, untuk menengahi keduanya, terdapat penelitian campuran yang menggunakan dua metode tersebut dalam suatu penelitian. Cara membedakan penelitian itu lebih condong ke kualitatif atau penelitian kuantitatif adalah sebagai berikut Penelitian itu lebih banyak menggunakan kata-kata (kualitatif) dari pada menggunakan (kuantitatif), menggunakan pertanyaan dan tanggapan tertutup (hipotesis –> kuantitatif) atau pertanyaan dan tanggapan terbuka (pertanyaan wawancara–>kualitatif). Cara yang lebih lengkap untuk melihat gradasi perbedaan di antara keduanya ada pada asumsi filosofis dasar yang dibawa peneliti ke dalam penelitian, jenis strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian (misalnya, metode eksperimen –>kuantitatif atau studi kasus –> kualitatif), dan metode spesifik yang digunakan dalam melakukan strategi ini (mis., mengumpulkan data secara kuantitatif pada instrumen versus mengumpulkan data kualitatif melalui mengamati pengaturan). Selain itu, ada evolusi historis untuk kedua pendekatan tersebut — dengan pendekatan kuantitatif mendominasi bentuk-bentuk penelitian dalam ilmu sosial dari akhir abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20. Selama paruh kedua abad ke-20, minat dalam penelitian...

Read More

Cara menulis artikel jurnal intenasional

A. Mulai menulis meskipun kamu belum tahu arahnya Ketika Anda pertama kali  menulis, Anda tidak akan memiliki garis penalaran yang bersih yang menjelaskan data Anda. Pada awalnya, Anda mungkin masih ragu-ragu tentang kesimpulan mana yang paling berguna yang dapat diperdebatkan dari pengamatan Anda. Anda mungkin bahkan tidak mengidentifikasi bagian-bagian dari data Anda yang paling kuat, paling jelas, atau paling terdokumentasi. Dengan masalah ini atau masalah lainnya yang masih kabur, akan sulit untuk menulis makalah Anda secara linear, dimulai dengan paragraf pertama dari Pendahuluan Anda dan kemudian menambahkan paragraf demi paragraf hingga Anda akhirnya selesai menulis kalimat terakhir dari Kesimpulan Anda. Banyak pekerjaan intelektual harus dilakukan sebelum makalah penelitian yang beralasan dapat diselesaikan. Daripada melakukan semua pekerjaan mental ini sebelum Anda mulai menulis, Anda dapat menemukan logika saat Anda menulis. Proses penulisan makalah penelitian dapat bersifat eksploratif, dan bahkan dapat menjadi bagian dari proyek penelitian. Menulis makalah adalah cara yang efektif untuk melakukan bagian intelektual dari riset Anda. Saat Anda menulis, Anda akan mengatur data Anda, Anda akan merumuskan penjelasan, dan Anda akan mengungkap koneksi antara hasil Anda dan hasil dari ilmuwan lain. Menulis adalah cara untuk membangun struktur logis dan konteks ilmiah untuk percobaan Anda. B. Mulailah yang umum, masalah detail dapat dilakukan kemudian Dalam makalah Anda, Anda ingin menunjukkan bagaimana menyesuaikan data Anda ke dalam pola yang mengungkapkan, memuaskan, dan mungkin sedikit mengejutkan. Diperlukan waktu dan coba-coba untuk...

Read More