Anda pernah menggunakan internet? Saya bisa memastikan bahwa sekarang Anda menggunakan internet untuk membaca artikel ini. Internet sekarang ini seolah menjadi bahan pokok dalam kehidupan. Smartphone tanpa kuota internet akan membuat kita seolah tidak akan bergairah, bahkan tangan-tangan kita seolah ingin segera menggeser-geser layarnya meskipun tidak ada bunyi cluck-cluck. Hal itu disebabkan karena kita terbiasa  dengan internet. Kemudian karena sadar tidak ada kuota maka kita akan segera beli seperti kita sedang kelaparan. Itulah internet sekarang.

Memang, internet telah banyak memberikan manfaat bagi manusia. Bagaimana kita bertindak, berpikir, dan mengalokasikan luang waktu telah berubah karena adanya internet. Dulu jika kita ingin berbicara dengan teman, kita harus ke Wartel mencari telpon umum, sekarang tinggal memencet ditangan kita. Dulu jika kita mencari tahu tentang cara menyelesaikan gerak jatuh bebas, kita harus bertamu kepada pak guru bagaimana caranya, tetapi sekarang kita tinggal mengetik ke dalam internet. Namun, dibalik kemudahan internet dalam memenuhi keinginan kita, ada beberapa dampak negatif yang harus kita tahu. Berikut akan diuraikan bagaimana internet membuat dampak negatif pada kita.

1. Kurang beraktivitas

Internet membuat orang kurang beraktivitas karena internet akan membuat kita akan menghadapi layar. Meskipun kita dapat menggunakan internet dengan berjalan, tetapi kalau kita tidak lihat jalan malah akan merugikan orang. Oleh karena itu, ketika kita menggunakan internet terutama berhubungan dengan visual, kita akan jarang beraktivitas. Apalagi internet yang kita gunakan di depan layar monitor komputer, pasti membuat kita betah berjam-jam memantau layar monitor. Bgaimanapun hal ini tidak baik untuk kesehatan mata, mapaun kesehatan tubuh kita ketika kita jarangn bergerak. Jadi, bagi anda yang suka berseluncur di dunia maya sebaiknya ingat waktu untuk bergerak, agar darah dapat mengalir dengan lancar.

2. Menghabiskan Waktu

Mengunakan internet memang sangat mengasikkan karena hampir keinginan kita akan dapat ditampilkan oleh Google, oleh karena waktu 24 jam itu akan banyak digunakan untuk mencari di internet. Rata-rata penggunaan intenet dalam sehari dapat lebih dari 5 jam bahkan ada yang sampai 7 jam, bahkan sepanjang hari digunakan untuk internet. Waktu kita untuk bertemu dengan teman, berkomunikasi dengan keluarga, atau belajar telah digantikan oleh internet. Sebagai pengguna internet sebaiknya bijak dalam menggunakan waktu.

3. Melakukan Cyber Bullying

Sering kita lihat di media sosial terutama, komentar-komentar yang saling hina, mencaci, berkata kotor, dan seterusnya. Hal ini karena intenet dapat saja menyebunyikan identitas kita, kemudian hal yang bersebrangan dengan dia, akan dicaci maki. Internet telah membat kebebasan berpendapat dengen sebebas-bebasnya. Hal yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai terpancing emosi karena berita Hoax yang akan membuat kita akan melakukan bullying kepada lawan kita. Juga perlu diingat bahwa sekarang banyak detektor yang dapat menelusuri asal muasal pembuat komentar

4. Moral Corruption (membuak konten yang tidak pantas)

Sering dibicarakan bahwa dampak negatif internet adalah pornografi. Bahkan internet adalah sumber pornografi terbesar dari media. Oleh karena itu, jika seseorang tidak bijak dalam menggunakan internet, bisa saja internet hanya akan menjadi pelampiasan napsu. Bagaimapun, dampak negatif dari melihat konten yang tidak pantas akan membuat pengaruh yang besar diluar internet. Karena banyak kasus pemerkosaan terjadi karena seringnya menonton film porno.

5. Insomnia

Seringnya menggunakan internet membuat orang akan kehilangan banyak waktu termasuk waktu malam untuk istirahat. Kebiasan membuka situs di internet yang berlebihan juga akan membuat kebiasaan tidak tidur di malam hari. Kebiasaan inilah yang akan membuat terjadinya insomnia. Bahkan internet dapat membuat penasaran yang sehingga ketika tidur juga akan teringat dan penasaran itu akan memebuat sulit tidur.

6. Addiction

Banyak jurnal artikel yang menulis tentang terjadinya kecanduan karena adanya internet. Bagaimapun, ketika ada perasaan tertarik atau tertantang terhadap suatu konten yang ada dalam internet akan membuat rasa ingin dan ingin lagi menggunakan. Ciri dari pengguna yang kecanduan adalah adanya ketergantungan atau merasa tidak lengkap apabila tidak ada internet. Ketika tingkat ketergantungan ini besar akan membuat addiction dari internet juga besar.

7. Mengurangi kapasitas berpikir (karena copi paste)

Mahasiswa yang malas berpikir biasanya menggunakan internet untuk mencari bahan tanpa edit ketika ada tugas membuat makalah. Mereka dengan cepat mengkopi dan mempaste konten yang ada dalam suatu web atau blog. Hal ini lah yang membuat internet akan mengurangi kapsitas  berpikir kurang. Mereka tahu banyak tetepi kurang mendalam.

8. tidak terjadi bertemu secara face to face

Bagaimapun aktivitas internet akan mebawa pada komunikasi antar muka akan ternatasi. Hal itu disebakan karena dua hal. Pertama, mereka menghabiskan waktu dilayar monitor yang akan membuat kehilangan momen dimana orang di sampingkanya akan dilupakan. Kedua, karena adanya sosial media yang memudahkan berinteraksi melalui dunia maya, sehingga mereka akan sedikit bertemu dalam situasi nayata.

9. Distruction

Internet juga membuat kerusakan bahwa perubahan pekerjaan,  kebudayaan, dan peradapan. Perubahan pekerjaan sangat menonjok ketika sistem e comerse menjamur dimana-mana. Selain itu jasa angkutan, antar makanan, pengiriman dilakakan dengan online. Sehingga mematikan sebagian usaha yang masih tradisional. Misalnya tukang ojek tradisional tergerus dengan ojek online. Pada bidang kebudayaan, internet membuat banyak percampuran budaya asing dan lokal. Bagaimana sebuah budaya yang santun berubah menjadi kasar, bagaimana negara yang rukun menjadi terpecah belah hanya karena berita hoax yang beredar di internet. Pada bidang peradaban, bagaimanapun internet telah membuat revolusi baru dalam peradaban manusia.

10. rusaknya privatisasi

Sosial media membuat privat menjadi umum, artinya ajang curhat sejatinya adalah masalah privasi, tetapi sekarang terjadi perbalikan kondisi dimana curhat dilakukan di dinding facebook yang notabene dapat dilihat banyak orang.