Tag: Fisika

Capaian Pembelajaran Lulusan S1 Prodi Pendidikan Fisika

SETIAP LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA PROGRAM SARJANA MEMILIKI CAPAIAN PEMBELAJARAN SEBAGAI BERIKUT: 1. SIKAP: a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila; d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap...

Read More

Sintesis Penelitian Pendidikan Fisika Terkini: Reviu dari Sintesis Doctor dan Mestre III

III. Kurikulum dan Pembelajaran dalam Fisika Telah banyak metode pembelajaran dan materi kurikuler yang telah dikembangkan untuk memenuhi standar pembelajaran fisika. Beberapa metode diperbaruhi dengan tujuan menggabungkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Perkembangan teknologi juga diperkenalkan di kelas pemilihan teknologi dalam pembelajaran, pekerjaan rumah berbasi web dan sistem tutorial, animasi komputer, simulator fenomena fisika. Pertanyaan yang ada pada penelitian kurikulum dan pembelajaran dalam fisika dekat dengan tipe pertanyaan “apakah itu bekerja, dan pada kondisi apa?”. Tinjauan pertanyaan itu meliputi 1) metode berbasis pembelajaran, 2) metode hafalan atau diskusi, 3. Metode laboratorium, 4. perubahan struktur lingkungan kelas, dan strategi pembelajaran umum dan materi. Untuk metode berbasis pembelajaran dapat berupa dengan membuat kelas eksperimen melalui interaktif siswa dengan siswa dan siswa dengan guru, siswa berdiskusi dengan teman siswa (active learning class), demonstrasi interaktif, self reflection seperti meminta siswa untuk mencari jurnal dan melaporkannya mingguan dengan mendeskripsikan apa yang mereka telah pelajari. Pada Hafalan  memakai metode tradisional seperti tutorial dakan fisika dasar totorial berbasis aktif, open-source tutorial dan metode diskusi seperti kooperatif grup problem solving. Pada metode laboratorium melakukan pembelaran di lab, seperti RealTime Physics, designing experiment, testing hipotesis, invertigation science learning environment, pembelajaran berbasis komputer lab, dan komunitas saintifik lab. Sedangkan pada perubahan struktur lingkungan kelas adalah motode berbasis kelas seperti problem-based learning yang dimodifikasi dengan grup koperatif, physics by inquiry, workshop physics, student-centered active learning Environment tor understanding program, Tecnology-Enabled active learning. Pada...

Read More

Sintesis Penelitian Pendidikan Fisika Terkini: Reviu dari Sintesis Doctor dan Mestre II

II. Problem Solving Fokus riset pada problem solving pertama adalah mendokumentasikan apa yang siswa lakukan ketika menyelesaikan masalah, dan kedua dengan mengembangkan dan mengevaluasi strategi pembelajaran yang ditujukan pada kesulitan siswa. Riset juga fokus pada upaya mengembangkan kemampuan untuk “berpikir seperti seorang fisikawan”. Semenjak problem solving merupakan proses kognitif yang kompleks, bidang penelitian juga saling melengkapi yang kuat dengan sesi psikologi kognitif. Pertanyaan riset problem solving menurut kategori ahli dan awam antara lain; pendekatan apa yang siswa lakukan untuk menyelesaikan masalah?; bagaimana prosedur problem-solving yang digunakan oleh problem solver yang tidak berpengalaman kesamaan dan perbedaan bentuk dengan problem solver yang ahli?; dan bagaimana ahli dan awam menilai ketika sebuah masalah diselesaikan?. Kemudian menurut kategori bekerja berdasarkan contoh; bagaimana siswa belajar berdasarkan contoh?; bagaimana siswa menggunakan solusi dari problem solving sebelumnya ketika menyelesaikan masalah baru?; bagaimana siswa menggunakan instruksi solusi untuk menemukan kesalahan dalam solusi masalah mereka untuk pekerjaan rumah dan ujian?; dan apa dari contoh penyelesaian masalah menfasilitasi pemahaman siswa?. Sedangkan dari kategori gambaran, pertanyaan yang biasa peneliti ajukan adalah gambaran apa yang siswa bangun selama menyelesaikan masalah? Bagaimana gambaran yang digunakan oleh siswa? apa hubungan antara fasilitas dengan gambaran dan ujuk kerja problem solving? strategi pembelajaran apa yang mendorong penggunaan gambaran siswa? bagaimana kerangka problem solve siswa terhadap tugas?. Pada kategori matematika fisika; bagaimana keterampilan matematika siswa digunakan dalam pembelajaran fisika berbeda dengan keterampilan matematika yang diajarkan di pembelajaran matematika? bagaimana siswa...

Read More

Sintesis Penelitian Pendidikan Fisika Terkini: Reviu dari Sintesis Doctor dan Mestre I

Oleh M. Anas Thohir Reviu ini bertujuan untuk memudahkan kepada para peneliti pendidikan fisika. Adapun makalah yang reviu dari Doctor dan Mestre (2014) yang berjudul Syntesis of disipline-based education research in physics mensintesis 539 karya ilmiah yang kebanyakan merupakan artikel penelitian yang telah terbit di jurnal-jurnal internasional bereputasi. Pada makalah tersebut ada enam topik yang dibahas, yaitu (I) pemahaman konsep, (II) Problem solving, (III) kurikulum dan metode pembelajaran, (IV) asessment, (V) psikologi kognitif, dan (VI) sikap dan kepercayaan terhadap pengajaran dan pembelajaran. Masing-masing dari ke enam topik tersebut akan diuraikan dalam contoh pertanyaan penelitian, kerangka konseptual, metode penelitian secara umum, simpulan atau temuan, keunggulan dan kekurangan penelitian, dan usulan penelitian ke depan.   Sekarang kita langsung saja membahas satu persatu dari ke-enam topik yang teleh disebutkan; I. Pemahaman Konsep Penilitan-penelitian fisika pada tahun 1970 lebih banyak meneliti kesulitan siswa dalam penguasaan terhadap konsep dasar dalam fisika (seperti gaya kontak yang tidak berpengaruh pada jarak; interaksi antar benda pada gaya kontak akan memiliki gaya yang sama tetapi arah yang berbeda). Investigasi penyebab kesulitas siswa menjadi umum. Pada penelitian berikutnya kesulitan siswa tersebut diberi beberapa label seperti miskonsepsi, konsepsi yang naif, dan alternatif konsepsi. Pertanyaan penelitian pada makalah tersebut dibagi tiga bagian 1) identigikasi miskonsepsi yang umum terjadi, 2) mendeskripsikan arsitektur struktur konseptual, dan 3) pengembangan dan mengevaluasi strategi pengajaran yang ditujukkan pada miskonsepsi siswa. Pertanyaan identifikasi miskonsepsi yang umum terjadi...

Read More

Aliran Idealisme

Oleh : M. Anas Thohir  A. Konsep Pendidikan Idealis Beberapa praktik pendidikan saat ini berasal dari filosof-filosof dan berhubungan dengan aliran idealis. Dalam metafisika idealis, siswa dapat disebut sebagai entitas spiritual (mikrokosmos) yang merupakan bagian dari entitas spiritual yang lebih besar, yaitu alam semesta (makrokosmos). Walaupun ada beberapa perbedaan di antara kaum idealis, tetapi umumnya, mereka semua menerima bahwa alam semesta dibangun atas realitas spiritual yang sangat personal dan individual atau diri mikrokosmos adalah bagian dari keseluruhan semesta itu. Berdasarkan prinsip epistemologi idealis, tugas utama pendidikan adalah membantu peserta didik untuk mencapai beberapa hal yang vital dan  pemenuhan identifikasi dengan pikiran yang absolut. Pembelajaran adalah proses di mana dengan siswa datang ke dalam sebuah ekspresi atau keprihatinan besar secara bertahap dari mental yang sadar. Pembelajaran adalah baik perluasan kualitatif dan kuantitatif diri yang disempurnakan oleh pengembangan diri. Peserta didik mencari pemahaman yang besar dan umum atau perspektif ke dalam semestanya. Sebagaimana sebuah proses intelektual yang tinggi, pembelajaran adalah memanggil kembali dari dan bekerja bersama dengan ide-ide. Jika realitas adalah mental, kemudian pendidikan seharusnya terhubung dengan konsep-konsep dan ide-ide. Hal tersebu telah dijelaskan bahwa realitas adalah normalitas dan berupa ide-ide. Pikiran, sekali lagi, adalah proses yang mana ide-ide dibawa ke dalam kesadaran dan ditata berdasarkan sistem yang bagian terhubung dengan keseluruhan. Pikiran adalah kejadian yang sistematis. Melalui jalan sejarah manusia, seseorang telah tiba pada sekumpulan sistem konseptual seperti kelompok Bahasa,...

Read More