Keseimbangan Radiasi Bumi

A. Pendahuluan   Semua proses kehidupan umumnya merupakan perubahan materi dan energi yang terjadi diantara atmosfer bumi dan permukaan laut serta daratan. Perubahan ini didukung oleh energi radiasi yang dipancarkan oleh matahari. Sistem sirkulasi planet dari atmosfer dan lautan dikendalikan oleh energi matahari. Perubahan dari uap air menjadi zat cair dari satu tempat ke tempat lain di bumi tergantung dari satu-satunya sumber energi tersebut. Benar, ada sebagian energi panas yang mengalir ke atas menembus litosfer ke permukaan bumi dari radioaktif internal dan gunung berapi. Namun, jumlahnya tidak sebanding dengan energi yang diterima oleh bumi dari sinar matahari. Aliran energi dari matahari ke bumi dan kemudian keluar angkasa adalah sebuah sistem yang kompleks, karena tidak hanya melibatkan radiasi elektromagnetik namun juga energi tersimpan dan transportasi sebagai panas dalam zat gas, padat maupun cair di atmosfer, hidrosfer dan litosfer. Bagaimanapun juga kita bisa menyederhanakan studi sistem total ini dengan mempelajari bagian-bagiannya. Kita akan mulai dengan proses radiasi itu sendiri dan kemudian mengembangkan konsep keseimbangan radiasi, yang kemungkinan merupakan hal terpenting dari pengendalian lingkungan permukaan bumi. Organisme langsung merespon terhadap pemanasan dan pendinginan udara, air maupun tanah di sekeliling mereka. Perubahan temperatur ini terjadi akibat perolehan atau hilangnya energi melalui absorbsi atau emisi dari energi radian. Apabila sebuah substansi menyerap energi radian, temperatur dari substansi tersebut akan meningkat. Proses ini mewakili tranformasi dari energi radian menjadi energi panas yang sensibel. Benda-benda fisik...

Read More