Sintesis Penelitian Pendidikan Fisika Terkini: Reviu dari Sintesis Doctor dan Mestre III

III. Kurikulum dan Pembelajaran dalam Fisika Telah banyak metode pembelajaran dan materi kurikuler yang telah dikembangkan untuk memenuhi standar pembelajaran fisika. Beberapa metode diperbaruhi dengan tujuan menggabungkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Perkembangan teknologi juga diperkenalkan di kelas pemilihan teknologi dalam pembelajaran, pekerjaan rumah berbasi web dan sistem tutorial, animasi komputer, simulator fenomena fisika. Pertanyaan yang ada pada penelitian kurikulum dan pembelajaran dalam fisika dekat dengan tipe pertanyaan “apakah itu bekerja, dan pada kondisi apa?”. Tinjauan pertanyaan itu meliputi 1) metode berbasis pembelajaran, 2) metode hafalan atau diskusi, 3. Metode laboratorium, 4. perubahan struktur lingkungan kelas, dan strategi pembelajaran umum dan materi. Untuk metode berbasis pembelajaran dapat berupa dengan membuat kelas eksperimen melalui interaktif siswa dengan siswa dan siswa dengan guru, siswa berdiskusi dengan teman siswa (active learning class), demonstrasi interaktif, self reflection seperti meminta siswa untuk mencari jurnal dan melaporkannya mingguan dengan mendeskripsikan apa yang mereka telah pelajari. Pada Hafalan  memakai metode tradisional seperti tutorial dakan fisika dasar totorial berbasis aktif, open-source tutorial dan metode diskusi seperti kooperatif grup problem solving. Pada metode laboratorium melakukan pembelaran di lab, seperti RealTime Physics, designing experiment, testing hipotesis, invertigation science learning environment, pembelajaran berbasis komputer lab, dan komunitas saintifik lab. Sedangkan pada perubahan struktur lingkungan kelas adalah motode berbasis kelas seperti problem-based learning yang dimodifikasi dengan grup koperatif, physics by inquiry, workshop physics, student-centered active learning Environment tor understanding program, Tecnology-Enabled active learning. Pada...

Read More