Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) adalah model fremework untuk mengintegrasikan tiga komponen penting, teknologi, pedagogi, dan konten pelajaran. Konsep ini diusulkan oleh Koehler dan Mishra tahun 2006 yang mengembangkan konsep Pedagogical Content Knowledge (PCK).

Konsep PCK yang awalnya dirumuskan oleh Shulman tahun 1986 memandang bahwa setiap guru memiliki dua pengetahuan yang mendasar yaitu, pengahuan konten yang diringi dengan pedagogi. Sebagai contoh, ketika seorang guru fisika mengajarkan tentang gerak jatuh bebas, maka syarat mutlak yang harus dimiliki oleh guru tersebut adalah pengetahuan gerak jatuh bebas dan bagaimana mengajarkan konten tersebut sehingga dapat diterima oleh siswa. Kedua unsur tersebut tidak dapat dipisahkan karena tanpa menguasai konten gerak jatuh bebas guru tidak akan dapat mengajarkan kepada siswa dan tanpa mengetahui bagaima cara mengajarkan konten tersebut, akan sulit diterima oleh siswa. Apabila seorang guru tersebut memiliki keduanya, maka dia tahu cara mengajarkannya secara efektif.

Konsep PCK ini dianggap oleh Koehler dan Mishra belum dapat mewakili pembelajaran abad 21 yang mengiginkan integrasi teknologi ke dalam pembelajaran. Hal ini diilhami perubahan zaman yang tidak lepas dari informasi dan komunikasi teknologi yang sangat mendominasi. Dia mencoba untuk menyamakan kedudukan keluasannya antara pedagogi dan konten yang selama ini sangat mendasar untuk guru. Teknologi tersebut dimaknasi sebagai alat yang tidak hanya yang sederhana seperti pensil, spidol, papan tulis, juga teknologi yang canggih seperti web, internet, smatphone, komputer, dan smartboad. Meskipun teknologi mempunyai makna yang luas, seperti reaktor nuklir, namun dia membatasi bahwa teknologi yang dimaksud adalah teknologi yang digunakan atau dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.

Akibat dari memasukkan teknologi ke dalam konsep PCK ini, framework baru terbangun yang kemudian disebut TPACK, yang melahirkan tiga komponen lama dan empat komponen baru , yaitu technological knowledge (TK) pedagogical knowledge (PK), content knowledge (CK), PCK, technological content knowledge (TCK), technological pedagogical knowledge (TPK), dan TPACK sendiri. Secara lebih jelas dapat ditnjukkan pada Gambar berikut ini.

Konsep ini telah diaplikan dibanyak bidang studi dan penelitian, sepanajang penelusuran penulis di Google Scholar saat menulis tulisan ini, diketahui telah disitasi lebih dari 8000an. Hal ini terbutkti bahwa framework ini mempunyai efekbesar terhadap pendidikan terutama pada era teknologi. Meskipun demikian, model framework ini masih mengalami pertentangan terutama